BERITA

Kupang, 26 Maret 2018 - Dalam upaya untuk meningkatkan koordinasi dan penyamaan persepsi terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Penggunaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Propinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) pada hari selasa tanggal 20 Maret 2018. FGD tersebut dihadiri oleh 7 (tujuh) Pemda lingkup wilayah pembayaran KPPN Kupang, Bank penyalur KUR dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) penyalur UMi. Adapun Pemda dimaksud yakni Provinsi NTT, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sabu, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Alor. Dari pihak Bank penyalur KUR diwakili oleh BPD NTT, Bank Mandiri, BRI dan BNI. Sedangkan dari LKBB penyalur UMi dihadiri oleh Pegadaian, PT. Permodalan Nasional Madani dan Koperasi Mitra Dhuafa.

Selengkapnya...

Focus Group Discussion (FGD) Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) diselenggarakan di Hotel Aston Kupang tanggal 19 September 2017. FGD ini dihadiri 14 (empat belas) instansi oleh UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan, BP3TI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), BRI Syariah, Biro Perekonomian Setda Provinsi NTT, Dinas Koperasi Kota Kupang, Setda Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Belu, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM), Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA), Universitas Muhamadiyah Kupang, Direktorat Sistem Manajemen Investasi Ditjen Perbendaharaan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan KPPN Kupang.

Selengkapnya...

Kanwil Apresiasi 10 Satker Terbaik Kinerja Pelaksanaan Anggaran

Dalam rangka mendorong satuan kerja pengelola APBN di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk lebih meningkatkan kinerja anggaran pada Semester II tahun 2017, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT mengadakan kegiatan Diseminasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Semester I tahun 2017.

Selengkapnya...

Video Conference Menteri Keuangan dalam rangka Piloting Kredit Ultra Mikro (UMi) di Soe NTT

Soe – Menteri Keuangan mengadakan video conference dalam rangka piloting pembiayaan Ultra Mikro. Pada tahun 2017 dialokasikan Rp1,5 triliun dana yang berasal dari Pusat Investasi pemerintah (PIP) untuk pembiayaan ultra mikro, diharapkan lebih dari 300 ribu nasabah UMKM baru yang akan dibiayai dengan skema kredit Ultra Mikro. Pada tahap piloting, pembiayaan Ultra Mikro akan dilaksanakan di 19 Kabupaten/Kota. Pada hari Senin, 14 Agustus 2017 dilaksanakan video conference di tujuh wilayah,   salah satu lokasi yang dipilih yaitu Kota Soe di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang merupakan wilayah pembayaran KPPN Kupang.

Selengkapnya...