BERITA

GAJI TERPUSAT PNS

GAJI INDUK MARET Mulai bulan Februari 2018, data GPP KPPN se Jawa Bali telah digabung. Semakin banyak ditemukan kedudukan pegawai yang bentrok. Jika pada piloting terdahulunya hanya Satker RISTEK yang memegang rekor pegawai terbanyak salah kedudukan, maka saat ini pegawai lingkup Mahkamah Agung duduk di peringkat teratas. Untuk jumlah pegawai terbanyak salah kedudukan.

Salah kedudukan disebabkan oleh kedudukan di database KPPN belum diubah. Ketika pegawai pindah, terbit SKPP, namun kedudukan di database KPPN belum diubah menjadi pindah.
Namun ada juga salah kedudukan yang disebabkan PPABP keliru memilih kedudukan pegawai. Dipekerjakan Satker Asal, tapi kedudukan aktif. Terdapat juga kekeliruan dalam pengisian NIP. Untuk kasus-kasus diatas penyelesaiannya: 1. Keliru Kedudukan Pegawai Harus menghubungi KPPN bersangkutan untuk melakukan perubahan kedudukan pegawai. Misal pegawai  Kepaniteraan, terbaca masih aktif di KPPN Madiun. Maka KPPN Jakarta VI harus menghubungi KPPN Madiun untuk meminta melakukan perubahan kedudukan pegawai berkenaan. Saluran komunikasi yang digunakan, dulunya menggunakan WA Group. Namun mulai hari Senin 12 Februari 2018, menggunakan group Telegram. Romantika dalam berkomunikasi dengan rekan di KPPN lain, harus mengidentifikasi nomor anggota group ini dari KPPN mana. Jika yang punya nomor berbaik hati mengubah usernya dengan menulis nama KPPN, Alhamdulillah. Memudahkan rekan lain untuk japri. Pahala buat yang usernya diberi nama KPPN. Karena permintaan perubahan kedudukan pegawai yang disampaikan lewat group, menyusahkan. Banyak permintaan perubahan kedudukan pegawai. Sehingga anggota group harus bolak-balik scroll layar. Belum lagi jika rekan di KPPN seberang tidak segera menanggapi permintaan perubahan kedudukan pegawai. Ikhlas tidak ikhlas, KPPN pemohon hanya bisa komat-kamit baca doa.  2. KELIRU NIP Untuk kasus keliru NIP. KPPN harus menghubungi PPABP Satker. Meminta melakukan pengecekan NIP pegawai yang terindikasi keliru. Membandingkan dengan SK BKN dalam dosir pegawai. Jika terbukti NIP keliru. Maka harus melakukan perubahan NIP dalam aplikasi GPP Satker. Kirim adk perubahan NIP ke KPPN. Untuk direstore ke dalam aplikasi GPP Terpusat. Karena kesalahan NIP ini berakibat muncul dua pegawai yang namanya berbeda tapi NIP nya sama. Sehingga Satker di KPPN sebelah harus menunggu perubahan NIP dari Satker yang keliru NIP nya tadi sampai diproses KPPN mitranya. Akan berpotensi terdapat pegawai yang "ditinggal" pengajuan Gaji Induk nya. Tapi dimintakan sebagai Gaji Susulan. Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Kami akan berusaha dengan segenap sumber daya dan kemampuan yang KPPN miliki untuk menyelesaikan proses SPM Gaji Induk. Sehingga dapat terbayarkan tepat waktu.