SEPUTAR SERTIFIKASI BENDAHARA TERBARU

Pertama, Mekanisme Sertifikasi Bendahara

Terdapat 4 mekanisme sertifikasi,

  1. Pengakuan sertifikat diklat bendahara/sertifikat profesi bendahara, atau yang disebut mekanisme konversi. Diperuntukan bagi bendahara dan/atau calon bendahara yang memiliki sertifikat diklat bendahara yang diterbitkan oleh BPPK atau lembaga diklat lainnya atau memiliki sertifikat profesi bendahara yang masih berlaku yang diterbitkan oleh LSP, sebelum Perpres 7/2016 mulai berlaku (20 Jan 2016).

Khusus bagi sertifikat diklat bendahara yg diterbitkan oleh BPPK setelah Perpres 7/2016 sampai dengan PMK 128 diundangkan (19 Sept 2017) dapat diakui dengan mekanisme khusus antara DJPB dan BPPK, yang artinya calon peserta yg memiliki sertifikat tsb tidak perlu mendaftarkan dirinya, karena nanti akan diterbitkan Sertifikat Bendahara.

 

  1. Ujian Internet-based Test (IBT). Diperuntukan bagi Bendahara dengan masa kerja paling singkat 2 tahun yang memenuhi memenuhi kriteria berikut: a). tidak memiliki sertifikat diklat bendahara yg diterbitkan oleh BPPK atau lembaga diklat lainnya, atau tidak memiliki sertifikat profesi yg masih berlaku yg diterbitkan oleh LSP, atau b). telah memiliki sertifikat diklat bendahara yg diterbitkan oleh lembaga diklat selain BPPK atau sertifikat profesi, namun tidak dapat diakui dan diterbitkan Sertifikat Bendahara.

 

  1. Ujian Computer-based Test (CBT) terintegrasi Refreshment, diperuntukan bagi Bendahara dengan masa kerja kurang dari 2 tahun dengan kriteria yang sama dengan Ujian IBT di atas.

 

  1. Ujian CBT terintegrasi Diklat Bendahara, diperuntukan bagi Calon Bendahara yang tidak memiliki sertifikat diklat bendahara yg diterbitkan oleh BPPK atau lembaga diklat lainnya, atau tidak memiliki sertifikat profesi yg masih berlaku yg diterbitkan oleh LSP.

---

Kedua, terkait PENG-05/PB/2017

Untuk pendaftaran Sertifikasi Bendahara Tahap II 2017 ini, hanya dibuka untuk mekanisme nomor 1, 2, dan 3 (lihat uraian Pertama).

Dengan pertimbangan untuk memberikan prioritas kepada para Bendahara yang telah menjabat, sehingga dapat lebih dulu mengikuti Ujian Sertifikasi Bendahara.

Adapun Calon Bendahara tetap dapat mendaftar untuk mekanisme konversi, jika memiliki sertifikat diklat bendahara/sertifikat profesi bendahara yg memenuhi kriteria.

Apa kriterianya?

- merupakan sertifikat diklat bendahara, bukan sertifikat adm keuangan, PPAKP, dll.

- keterangan pada sertifikat diklat harus menyatakan lulus, kecuali sertifikat diklat bendahara BPPK, keterangan telah mengikuti diperkenankan.

- terdapat informasi tentang jumlah jamlat dan mata diklat yg jelas

Kapan mekanisme CBT diklat bendahara bagi calon akan dibuka?

Karena pelaksanaannya melibatkan BPPK, dan mempertimbangkan sisa waktu tahun 2017, kemungkinan baru akan dibuka pada tahun 2018.

---

Ketiga, tata cara pendaftaran

Terdapat perubahan tata cara pendaftaran pada Sertifikasi Bendahara tahap II 2017 ini,

- verifikasi dokumen persyaratan dilakukan oleh kepala satker masing2

- dokumen yg disampaikan kepada KPPN hanya surat usulan (format sebagaimana telah diposting sebelumnya)

- tidak ada lagi pengisian formulir fisik, para calon peserta mengisi data diri dan mengunggah softcopy dokumen pendaftaran secara mandiri melalui Aplikasi SIMSERBA setelah mendapatkan username dan password dari KPPN.

---

Keempat, pelaksanaan Ujian Sertifikasi

- Ujian IBT, sesuai namanya, dapat diakses langsung dimana saja melalui jaringan internet menggunakan perangkat peserta. Namun mengingat proses Quality  Assurance yg sedang dilakukan Pusintek, untuk saat ini ujian baru dapat diakses melalui jaringan intranet Kemenkeu, sehingga KPPN diharapkan dapat membantu memfasilitasi pelaksanaan ujian IBT menggunakan komputer/jaringan intranet yg ada di kantor masing2.

- Ujian CBT refreshment, dilaksanakan di UPS menggunakan jaringan intranet Kemenkeu, dan dilakukan secara terintegrasi dengan refreshment.

Apa itu refreshment?

Refreshment adalah diklat, bimtek, workshop atau bentuk kegiatan lain yg diselenggarakan sebagai bentuk persiapan bagi peserta sebelum melakukan Ujian Sertifikasi.

Teknis pelaksanaannya akan disampaikan dalam kesempatan berikutnya.

----