Makassar

Sepanjang 2021, KPPN  Makassar  II  bermitra  dengan  221  satuan  kerja  dari  22 Kementerian/ Lembaga yang mengelola APBN. Diantaranya, terdapat 8 satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU)  rumpun kesehatan dari Kementerian  Kesehatan  dan  Kepolisian  Republik  Indonesia.  Selaku KPA Penyalur DAK Fisik, Dana BOS dan Dana Desa , KPPN Makassar II bermitra dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemda Kab. Gowa dan Pemda Kab. Takalar.  

KPPN  Makassar  II  mengelola  alokasi  pagu  ABPN TA. 2021 untuk  Kementerian/  Lembaga  sebesar  Rp.5.474.875.894.000,- dimana  Rp  4.159.236.810.000,-  merupakan  sumber  dana  Rupiah Murni  dan  sebesar  Rp.  1.315.639.084.000,-  merupakan  pagu  dari Sumber  Dana  BLU.  Realisasi  Belanja  K/L  pada  tahun  2021  dari sumber  dana  Rupiah  Murni  mencapai  97,82%  atau  Rp. 4.068.701.387.114,-.

Sementara  itu,  nilai  pengesahan    belanja  dari  pagu  Sumber  Dana Badan  Layanan  Umum  mencapai  Rp.  878.928.490.865,-.  Jumlah  ini diproyeksikan  akan  terus  meningkat  sampai  dengan  batas  akhir waktu  pertanggungjawaban  melalui  pengesahan  realisasi  Sumber Dana BLU 2021. Secara ringkas, di luar alokasi belanja Sumber Dana Badan Layanan Umum,  total  realisasi  APBN  yang  telah  disalurkan  melalui  KPPN Makassar II mencapai 96,40% atau sebesar Rp.  6.727.097.779.783,-  

Untuk  penyaluran  dana  Transfer  ke  Daerah  dan  Dana  Desa  (TKDD), pada tahun 2021 KPPN Makassar II mengelola pagu alokasi sebesar Rp. 2.863.369.282.000,-. Total realisasi sampai dengan 31 Desember 2021 mencapai Rp. 2.666.768.259.700,- atau sebesar 93,13%.  

Melalui  alokasi  Dana  Desa,  telah disalurkan  proporsi  yang  cukup signifikan  dalam  bentuk  Bantuan Langsung  Tunai  Dana  Desa  (BLT-DD) untuk desa-desa di Kab. Gowa dan  Kabupaten  Takalar. Penyaluran  BLT  untuk Kab  Gowa  dilakukan untuk  7.190  KPM  di  121 Desa. Sedangkan untuk Kab. Takalar,  BLT-DD  telah  disalurkan  untuk    7.083  KPM  di    76  Desa. Proporsi  BLT-DD  terhadap  Pagu  Dana  Desa  Kab.  Gowa  dan  Kab. Takalar masing-masing sebesar 17,57% dan 30,18%. 

Penyaluran  alokasi  APBN  melalui  KPPN  Makassar  II,  meliputi beragam  bidang  strategis  yang  sejalan  dengan  implementasi program  -  program  pemerintah  sebagai  respon  berbagai  dampak pandemi  bagi  masyarakat.    Selain  program  pelayanan  umum,  juga meliputi  program-program  di  bidang  kesehatan  dan  perlindungan sosial. 

Pelaksanaan  penyaluran  dana  APBN  dilakukan  melalui  penerbitan SP2D sesuai dengan mekanisme pembayaran yang digunakan. Pada tahun 2021 KPPN Makassar II menerbitkan 58 ribu SP2D untuk 835 ribu  penerima.  SP2D  tersebut  meliputi  pembayaran  melalui  Uang Persediaan yang dikelola Bendahara Pengeluaran, pembayaran yang langsung kepada para penerima dan pengesahan atas belanja melalui mekanisme UP dan Sumber Dana Badan Layanan Umum (BLU).

Kepuasan Stakeholders 

Bila dilihat dari Nilai IKM Semester II 2020, terdapat peningkatan yang signifikan pada survei IKM Semester I 2021 walaupun di pertengahan Semester  I  2020  KPPN  Makassar  II  melaksanakan  layanan  tanpa tatap  muka  akibat  dari  Pandemi  Covid19. Peningkatan  signifikan dapat  dilihat pada  Nilai Kinerja  Layanan  Konfirmasi  Surat Setoran  dari  4,84 menjadi  4,86  di Semester  I TA  2021,  Nilai  Kinerja Layanan  Rekonsiliasi  Laporan Keuangan  dari  4,85  menjadi  4,88 di Semester  I TA  2021,  serta  Nilai Sarana  dan  Prasarana  dari  4,83 menjadi 4,84 di Semester I TA 2021. Secara keseluruhan, nilai rata-rata tingkat kepuasan Semester I TA 2021 juga mengalami kenaikan dari Semester II Ta 2020.    

Implementasi Aplikasi SAKTI

Untuk  mendukung implementasi  SAKTI web,  KPPN  Makassar  II melaksanakan  kegiatan sosialisasi/ training yang berkaitan dengan penggunaan aplikasi SAKTI oleh pejabat perbendaharaan selaku user SAKTI. Selain  itu  KPPN  Juga melakukan  pendaftaran  user  SAKTI serta  aktivasi  One  Time Password (OTP). Beragam  upaya  telah  dilaksanakan  untuk memastikan  transisi  ini  termasuk  diantaranya  dengan  memberikan asistensi  dan  membangun  forum  diskusi  dalam  beragam kesempatan oleh pimpinan, trainer dan pegawai KPPN Makassar II.

Inisiatif Strategis melalui Transaksi Non Tunai 

Sejak  tahun 2020 beragam upaya untuk memasyarakatkan  transaksi  non  tunai  dalam  pelaksanaan  APBN telah  ditempuh  melalui  beragam  kebijakan.  Termasuk diantaranya,  kebijakan  implementasi  Kartu  Kredit  Pemerintah, restrukturisasi  rekening  dan  penggunaan  Digipay dalam penggunaan uang persediaan. Upaya  di  lingkungan  KPPN Makassar  II  cukup  berhasil.  Transaksi  Kartu  Kredit  Pemerintah tumbuh dari Rp 5,5 miliar di tahun 2020 menjadi Rp 8,8 miliar di tahun 2021. 

Peningkatan dalam penggunaan Kartu Kredit pemerintah merupakan hasil  dari  beragam  upaya  yang dilakukan  secara  konsisten. Transaksi Digipay sampai dengan 2021 juga tumbuh pesat mencapai  Rp  1.226.894.414,-, setelah  sebelumnya  mencapai nilai  sekitar  Rp  215.755.300,- sampai dengan Triwulan I 2021. 

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
KPPN Makassar II
Jl Urip Sumohardjo KM 4 Makassar

Tel: 0411-457932 Fax: 0411-456958

IKUTI KAMI

Search