BERITA

Program Pembiayaan UMi, Upaya Pendampingan Menuju Program KUR

Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Program Pembiayaaan Kredit Ultra Mikro (UMi) yang saat ini menjadi Program Prioritas Nasional 2019 tidak hanya menyediakan pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat yang kesulitan memperoleh akses dari perbankan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada para debitur. “Itu yang menarik, dengan adanya pendampingan  maka debitur UMi yang semula belum paham mengelola kredit kini dipastikan untuk dapat mengangsur,” papar Sekretaris Direktoral Jenderal Perbendaharaan, R.M. Wiwieng Handayaningsih yang turut hadir mewakili Dirjen Perbendaharaan dalam rangkaian acara Rapat Koordinasi Direktoral Sistem Manajemen Investasi 2019 di Gedung Jusuf Anwar, Jakarta, Rabu (17/7).

Pembiayaan UMi merupakan bagian dari layanan jasa keuangan yaitu Mikro Finance, yang sampai dengan 30 Juni 2019 telah disalurkan kepada 966.647 debitur dengan total nilai penyaluran lebih dari 2,6 triliun rupiah. Kehadiran pemerintah dalam pendampingan debitur, diharapkan dapat membuatnya naik ke tingkat pembiayaan lebih lanjut yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Jika dibandingkan jumlahnya tadi, sekitar satu juta debitur dengan dua triliun rupiah, maka perbandingan nilainya kecil-kecil, itulah ultra mikro. Visi UMi ialah untuk mengangkat para debitur ke tingkat yang lebih tinggi, ke KUR, dengan jumlah nilai yang lebih besar. Artinya dia naik kelas kemampuannya, di situlah keberhasilan pemerintah,” tambahnya. (DR)